Momen liburan sekolah tahun ini menjadi momen yang sudah ditunggu-tunggu oleh anakku.
"Buk libur nanti jadi kan kita liburan keluar kota"
"Masa libur sekolah ngga kemana-mana sih"
Begitulah rengekannya.
Sesuai janji kami akhirnya berlibur ke kota sebelah. Namun yang namanya berlibur bersama anak selalu saja ada hal yang terjadi diluar dugaan.
Karena suatu hal mata anakku jadi merah, panas dan bengkak. SePeLe alias Sepet, Perih, Lelah.
Ini adalah ceritaku yang nyaris saja gagal menikmati momen liburan yang sudah direncanakan.
Melalui tulisan ini aku harap kita menjadi lebih peduli dengan organ kamera HD di tubuh kita yaitu mata. Karena dialah yang mengabadikan setiap momen menjadi kenangan.
Setiap gejala yang muncul dari kegiatan yang sepele jangan disepelein.
Ketika Liburan Anak Malah Sakit Mata
Perjalanan untuk berwisata ke kota sebelah memakan waktu perjalanan kurang lebih 2 jam dengan bermotor santai.
Kami tidak langsung menuju hotel tempat menginap tapi berkeliling dahulu untuk wisata kuliner sambil menunggu waktu agar bisa chek in.
Barulah ketika siang kami menuju hotel untuk istirahat. Hal yang digemari anakku ketika menginap di hotel adalah berenang. Siang itu dia sudah mengajak untuk berenang tapi aku larang karena kami baru saja sampai dan pastinya lelah.
"Besok pagi aja ya renangnya" bujukku
Dia pun mengiyakan tanpa perlawanan.
Esoknya kami mengantar dia berenang. Sayangnya peraturan hotel mewajibkan setiap orang yang berenang wajib memakai pakaian renang. Dan yang membawa pakaian renang saat itu hanyalah anakku.
Alhasil dia berenang seorang diri dan kami mengawasi dari pinggir saja. Waktu terus berlalu dan pengunjung kolam makin ramai. Kuperhatikan mata anakku mulai memerah. Kupikir ya biasa efek renang.
Setelah selesai dan berkemas, kami kembali ke kamar untuk bersiap jalan-jalan ke tempat tujuan utama.
Anakku mulai mengeluh matanya panas, sakit, sepet dan mulai lah dikucek. Dia mulai mengeluh dan merengek.
"Duh ini ngga bisa kalau jalan-jalan kondisinya begini" pikirku
Sambil menggunakan kompres dingin untuk mengurangi rasa panas di mata anak dan pastinya memikirkan solusi tercepat selain disembuhkan oleh waktu, kami turun untuk sarapan terlebih dahulu. Perut anak perlu diisi.
Singkatnya ketika kami menyantap makanan sambil terus memperhatikan kondisi mata anakku, ibu-ibu yang cukup berumur disebelah mejaku menyapa "matanya kok merah gitu dik?"
"Iya bu kayaknya gara-gara renang tadi" sahutku
"Sudah diobati?" Tanyanya lagi
"Belum, bu baru dikompres dingin aja" jawabku lagi
"Itu mba, coba kasi tetes mata. Insto itu" sarannya
Oh iya ya kenapa aku tidak kepikiran tentang obat tetes mata.
Penyebab Umum Mata Kering
Pernahkah kamu mengira kalau mata kering itu bisa disebabkan karena hal yang kerap kali disepelekan?
Seperti yang dialami anakku. Berenang dan anak-anak adalah kombinasi kebahagiaan. Anak-anak sangat suka berenang. Sayangnya berenang di kolam renang itu ada dampak negatifnya. Salah satunya bagi mata.
Dalam air kolam renang biasanya mengandung klorin atau yang biasa dikenal sebagai kaporit. Awamnya kita mengira kaporit itu berbau. Karena setiap ke kolam renang pasti kita familiar dengan aroma kaporit itu.
Padahal yang bau bukanlah kaporitnya melainkan kandungan klorin itu telah bercampur dengan keringat dan urin. Campuran itu membentuk zat kimia bernama kloramin. Zat inilah yang dapat mengiritasi mata sehingga menimbulkan gejala mata kering atau perih.
Jika didefinisikan, sindrom mata kering adalah kondisi ketika mata tidak mendapatkan pelumasan yang cukup dari air mata. Hal ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di mata bahkan dapat merusak lapisan bening di bola mata.
Untuk lebih jelasnya dapat kita lihat di video di atas. Normalnya air mata akan mengaliri permukaan mata ketika berkedip. Namun pada mata kering, produksi atau komposisi air mata yang terdiri dari air, garam,minyak, lendir dan protein mengalami gangguan.
Penurunan produksi air mata ini bisa disebabkan oleh faktor usia atau penuaan, penyakit atau kondisi tertentu, kekurangan vitamin A, konsumsi obat-obatan serta efek samping operasi laser mata.
Komposisi air mata yang tidak seimbang juga dapat menyebabkan mata kering. Hal ini terjadi bisa dikarenakan kebiasaan membaca dan bekerja menatap layar terlalu lama, gangguan pada kelopak mata, alergi mata, cuaca kering, paparan kipas angin dan AC juga polusi udara.
Faktor lainnya yaitu kebiasaan buruk seperti merokok dan penggunaan softlens yang terlalu lama.
Dampak Mata Kering Yang Disepelekan
Pada acara Kesehatan di Jakarta, dr. Niluh Archi, SpM dokter lulusan Universitas Indonesia dan juga dokter spesialis mata klinik Utama Mata JEC Bekasi mengatakan bahwasannya mata kering jangan diabaikan karena dapat mengganggu kenyamanan dan dapat menurunkan kualitas hidup secara signifikan.
Mata kering jika tidak segera ditangani dapat mengakibatkan peradangan atau infeksi pada konjungtiva, peradangan pada kornea, ulkus kornea atau luka terbuka pada kornea. Dampak lanjutan mata kering yang belum tertangani bisa berupa pandangan kabur yang membuat kesulitan membaca.
Ayo Waspadai Gejala Mata Kering
Gejala mata kering memang kerap kali disepelekan. Masyarakat kita umumnya menyebut sakit mata. Setiap mata merah dibilangnya sakit mata dan akan ada himbauan untuk jangan menatap mata orang yang merah itu nanti tertular.
Itulah mitos yang masih ada di masyarakat bahwa menatap orang yang sakit mata (mata merah) nanti bisa tertular. Padahal itu salah. Mata merah akibat alergi atau iritasi tidak menular apalagi hanya melalui tatapan.
Masyarakat kita sendiri memang kurang aware dengan gejala mata kering. Seperti yang pernah aku alami ketika pulang kampung. Mata tiba-tiba perih, seperti ada yang mengganjal lalu diikuti mata merah.
Ada saudara yang memberikan obat minum yang konon katanya bisa mengobati sakit mata dengan cepat. Ampuh pokoknya dan sudah terbukti di banyak warga.
Kukira akan ditawari tetes mata. Tapi kok diminum ya. Obat baru apa ini? Itulah yang aku pikirkan. Tapi setelah aku baca itu adalah obat cacing. Entah apa korelasinya dan mengapa obat itu justru dipercaya dari mulut ke mulut sebagai obat ampuh mengatasi mata merah.
Gejala mata kering sendiri ditandai dengan adanya rasa perih atau terbakar di mata, rasa sepet seperti ada pasir di mata, mata terasa berat, mata merah, penglihatan kabur, mata berair secara berlebih, sensitif terhadap cahaya, dan munculnya lendir di dalam atau sekitar mata.
Solusi Mengatasi Mata Kering Secara Efektif Tanpa Harus ke Dokter
Dimana-mana selalu ada slogan lebih baik mencegah daripada mengobati. Slogan yang turun temurun itu memang benar adanya.
Sebelum terlambat ada baiknya kita mencegah agar terhindar dari sindrom mata kering. Caranya bisa kita lakukan dari merubah kebiasaan sehari-hari seperti mengatur waktu kerja di depan layar dengan metode 20-20-20. Istirahat setiap 20 menit dengan melihat objek sejauh 20 kaki selama 20 detik.
Memulai gaya hidup yang lebih sehat dengan tidak merokok, perbanyak minum air putih, melindungi mata dengan menggunakan kacamata, bijak menggunakan riasan pada mata, banyak mengkonsumsi sumber asam lemak omega 3 yang dapat ditemukan pada ikan dan biji-bijian.
Namanya mencegah selalu saja ada peluang gagal. Jika sudah muncul gejala mata SePeLe jangan disepelein. Sebagai pengobatan kita bisa menggunakan obat tetes khusus mata kering yang mengandung hydroxypropyl yang memberikan efek pelumas seperti air mata.
Pengalaman Menggunakan Insto Dry Eyes
Kami sudah mengusahakan segala cara agar mata si kakak cepat membaik sehingga agenda kami hari itu tetap berjalan meski memang harus diundur sedikit waktunya.
Mengikuti saran ibu tadi, suamiku lantas pergi mencari obat tetes mata. Untungnya insto ini gampang dicari dan harganya terjangkau. Tersedia di toko ritel modern, jadi suamiku tidak perlu keliling jauh untuk membelinya.
Insto Dry Eyes menjadi solusi saat muncul gejala mata kering seperti sepet, perih, lelah. Saran ibu yang tidak dikenal itu sangat efektif.
Tidak butuh waktu lama, setelah aku tetesin Insto Dry Eyes, mata anakku mulai membaik. Merahnya perlahan hilang. Rasa perih, panas, sepet seperti ada yang mengganjal mulai hilang katanya.
Oh iya, Insto Dry Eyes ini aman digunakan untuk anak usia 6 tahun ke atas ya. Jadi tidak perlu khawatir jika anak mulai menunjukkan gejala mata SePeLe.
Suamiku pun ikut mencoba menggunakan setetes Insto Dry Eyes. Katanya memang memberikan efek segar, mata terasa bersih dan pandangan menjadi jelas.
"Cocok dibawa kalau perjalanan jauh nih" katanya.
Langkah Aman Menggunakan Insto Dry Eyes
Insto Dry Eyes mengandung bahan aktif hydroxypropyl methylcellulose untuk efek pelumas yang sangat mirip dengan air mata asli. Serta kandungan benzolkonium chloride untuk mengurangi iritasi pada mata.Cara menggunakan produk insto ini sangat mudah. Sudah tertera pada kemasan yaitu 1-2 tetes pada setiap mata. 3x sehari atau sesuai anjuran dokter. Hal lain yang harus diperhatikan dan tidak tertera pada kemasan yaitu:
- Pastikan sudah mencuci tangan sebelum menggunakan Insto Dry Eyes.
- Ujung botol jangan sampai tersentuh tangan atau terkena benda apapun untuk mengindari kontaminasi.
- Jika menggunakan lensa kontak, lepaskan saat menggunakan insto dry eyes. Dan bisa dipakai lagi setelah jeda waktu 10 menit.
- Obat yang sudah terbuka hanya bisa dipakai dalam jangka waktu 30 hari. Lebih dari itu tidak bisa dipakai lagi.
Insto Dry Eyes New Packaging, Fresh New Look
Pembaruan kemasan pada suatu produk merupakan hal yang lumrah. Hal ini dilakukan biasanya untuk mengikuti tren pasar yang terus berkembang, meningkatkan daya tarik serta memperbaharui citra merek.
Insto Dry Eyes juga melakukan pembaruan tampilan kemasan yamg lebih sesuai dengan peruntukkannya yaitu mata kering.
Kemasan warna biru dengan titik-titik air atau tetesan air memberikan kesan kesegaran. Jika dibandingkan dengan kemasan lama yang berwana hijau, tentu saja kemasan baru ini lebih enak dipandang.
Dari segi tulisan pada kemasan baru juga dibuat menjadi lebih enak dibaca. Ada kesan jelas dan tegas. Dibandingkan dengan kemasan lama yang mana tulisan dibuat serong. Logo halal juga sudah diperbaharui dengan logo terbaru.
Untuk botol tetesnya yang mungil, sangat mudah dibawa tanpa perlu memakan banyak ruang. Cukup di saku baju atau bahkan saku celana depan. Jadi cocok dibawa kemana saja apalagi untuk perjalanan jauh. Seperti kata suamiku.
Bisa aku bilang Insto Dry Eyes New Packaging, Fresh New Look. Ayo rawat organ mata kita agar #BebasMataKering. Karena dia sangat berarti mengabadikan momen berharga menjadi kenangan tak terlupa.
Saat gejala mata SePeLe muncul segera teteskan #InstoDryEyes karena #MataSePeLeJanganSepelein agar tidak mengganggu aktifitas dan agenda yang sudah direncanakan.
Referensi
- Mata Sering Terasa Tidak Nyaman? Hati-Hati Anda Mengalami Dry Eye - https://www.emc.id/id/care-plus/mata-sering-terasa-tidak-nyaman-hati-hati-anda-mengalami-dry-eye (diakses pada 29 juli 2026)
- Mata Kering-https://www.alodokter.com/mata-kering (diakses pada 30 juli 2026)
- Mata Kering- Cara Mengatasi, Ciri, Penyebab dan Gejalanya - https://jec.co.id/id/article/sindrom-mata-kering (diakses pada 30 juli 2026)
- Dokter spesialis ingatkan tak abaikan mata kering -https://megapolitan.antaranews.com/berita/301295/dokter-spesialis-ingatkan-tak-abaikan-mata-kering (diakses pada 2 agustus 2026)
- Penyebab dan Pengobatan Mata Kering on Youtube - https://youtu.be/hyf4Fj_9_C4?si=31lUi2SQ6EewPSfy (diakses pada 4 agustus 2026)
- Foto produk Insto Dry Eyes oleh iluhnuna
- Dokumentasi pribadi oleh iluhnuna
- Pengalaman pribadi penulis
- Olah grafis oleh iluhnuna dari canva dan sumber gratis lottiefiles












Kalau sudah terlalu lama menatap layar, mata memang sering baru terasa capek ketika mulai perih atau kering. Apalagi sekarang hampir semua aktivitas sehari-hari nggak jauh dari HP dan laptop. Kadang kita terlalu fokus sampai lupa berkedip dan memberi mata jeda. Jadi menurutku penting juga punya kebiasaan sederhana seperti mengalihkan pandangan dari layar dan mengistirahatkan mata secara berkala, dan gak lupa selalu sedia insto dry eyes ini
BalasHapusBener banget, mata kering sering dianggap sepele karena rasanya masih bisa ditahan. Padahal kalau sudah bikin nggak nyaman, aktivitas juga ikut terganggu. Penting nih mulai sadar kapan mata sebenarnya sedang minta istirahat.
BalasHapussaya setuju kalo kemasan baru dengan warna biru, terlihat lebih segar dan lebih menarik. Sejak jaman kecil hingga sekarang, Insto memang selalu jadi andalan saya dan keluarga untuk mengatasi berbagai masalah mata seperti mata kering, mata gatal dsb. Alhamdulillah ampuh.
BalasHapusBetul banget kak, setiap gejala yang muncul pada mata, awalnya dari kegiatan sepele. Padahal harus aware ya, mata dan tubuh juga perlu istirahat, biar gak capek.
BalasHapusBener banget nih, seringkali kita menyepelekan gejala mata kering seperti rasa sepet atau perih, padahal kalau dibiarkan bisa mengganggu aktivitas banget ya. Apalagi pas lagi seru-serunya liburan, eh malah kena iritasi karena kolam renang.
BalasHapusIya berenang di kolam renang rawan bikin mata merah atau perih. Makanya sebaiknya menggunakan kaca mata renang. Ternyata insto dry eyes kemasan baru yah, makin segar lihatnya dengan kemasan terbaru.
BalasHapusIya nih, anak-anak juga pernah kelamaan berenang, akhirnya mengalami mata SEpet, PErih, LElah. Sekarang kalau ajak anak2 liburan ngak pernah lupa bawa kacamata renang plus Insto Dry Eyes
BalasHapusbisa buat anak ya ternyata Insto Dry Eyes, makasih sharingnya ya
BalasHapusTampak sepele tapi begitu mengganggu kenyamanan. Gejala mata kering yang dialami jgn sampai mengganggu moment yg harusnya menyenangkan. Insto dry eyes jug selalu jadi andalanku
BalasHapusBerenang memang menyenangkan yaa, aplaagi anak-anak suka gak mau tuh selesai renangnya. Jadi memang rawan matanya jadi merah karena teriritasi air kolam renang. Untung ada insto yaa jadi cepat teratasi keluhannya.
BalasHapusSejak insto packaging lama warna hijau, sampai sekarang new packaging yang warna biru, saya dan suami pengguna insto ini. Secara saya dan paksu kemana pun pakai kendaraan roda dua, angin, debu, asap dan polusi selalu menempel tak jauh dari badan kami. Termasuk mata. Karenanya obat tetes mata itu selalu dibawa
BalasHapusPenjelasan soal kaporit vs kloramin itu membuat saya menyadari ternyata bau menyengat di kolam renang itu bukan kaporitnya langsung, tapi hasil campuran klorin dengan keringat dan urin yang bikin gejala mata kering. Berarti tiap pergi berenang harus selalu sediakan. Insto dry eyes nih
BalasHapusBerlibur ke mana saja sih terbilang aman ya kak, tapi memang perlu waspada segalanya termasuk mata kering ini. Makanya asik banget pas lihat ukurannya Insto kok ya tahu ya biar makin praktis buat dibawa jadi teman liburan hehe
BalasHapusKalau udah liburan seringnya fokus menyiapin baju, makanan, dan itinerary, tapi kadang lupa sama hal kecil seperti kesehatan mata. :(
BalasHapusCerita mata anak yang merah setelah berenang ini jadi pengingat banget, apalagi ternyata klorin di kolam bisa memicu iritasi dan rasa perih. Aku juga baru ngeh kalau gejala seperti sepet, perih, lelah, atau terasa mengganjal nggak sebaiknya dianggap biasa.
Tips membawa tetes mata saat perjalanan menurutku sederhana tapi berguna, terutama kalau liburannya padat aktivitas. Menarik juga lihat kemasan baru Insto Dry Eyes yang lebih fresh dan praktis dibawa ke mana-mana saat bepergian bersama keluarga di dalam tas kecil.
Ternyata berenang juga rawan menyebabkan mata mengalami iritasi ringan seperti sepet, pedih ya. kalau liburan dengan kondisi mata seperti itu tentunya ga nyaman kan ya, untung ada Insto yang meredakannya sehingga liburan tetap nyaman
BalasHapusAlhamdulillah yaa..
BalasHapusInsto Dry Eyes bisa digunakan dari mulai anak-anak hingga orang dewasa. Hal yang gak kita duga, bisa aja terjadi sehingga perlu banget bawa Insto Dry Eyes kemanapun saat bepergian. Kemasan yang travel friendly, tapi manfaatnya besar banget.
liburan keganggu gejala mata kering tuh emang agak bikin gemes yaaa, gak nyaman juga kasin anak anak, untungnya sedia insto dry eyes ya mba
BalasHapus