iluhnuna

Ayo Kenali Perbedaan Paud TK Playgroup

2 komentar
perbedaan paud tk playgroup

Menurut ibu-ibu penting ngga sih si kecil masuk PAUD? Usia anak mulai sekolah dini sebenarnya berapa tahun??? Hal itu mulai terbesit  dibenakku ketika anakku ini akan memasuki usia sekolah. 

Aku juga sempat ragu perlukah ia kumasukkan PAUD? Apa ngga langsung TK aja? Eh btw aku sempat bingung dengan penyebutan PAUD disini untuk anak yang belum masuk TK. Kalau di kampungku sana anak-anak yang masuk sekolah sebelum TK bisanya disebut sekolah Playgroup.

Lalu apa perbedaan PAUD, TK Playgroup itu? Tidakkah sama saja???

Yuk kita luruskan sama-sama. Penjelasan ini aku dapatkan juga setelah ikut rapat wali anak didik di sekolah anakku. Anakku jadinya sekolah dong setelah menimbang beberapa hal. Penjelasan juga ditambah dari berbagai sumber untuk menguatkannya.

Perbedaan PAUD Tk Playgroup 

PAUD merupakan singkatan dari pendidikan anak usia dini yang sering kali disalahartikan di masyarakat sebagai tempat anak belajar sebelum memasuki taman kanak-kanak.

Sebenarnya PAUD adalah payung besar yang menaungi playgroup (kelompok bermain), TK dan TPA (taman penitipan anak)

Hal ini diatur dalam UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Pada BAB VI tentang Jalur Jendang Dan Jenis Pendidikan bagian KeTujuh tentang Pendidikan Anak Usia Dini Pasal 28 berbunyi :

(3) Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal berbentuk taman kanak-kanak (TK), raudatul athfal (RA), atau bentuk lain yang sederajat.

(4) Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan nonformal berbentuk kelompok bermain (KB), taman penitipan anak (TPA), atau bentuk lain yang sederajat.

(5) Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan informal berbentuk pendidikan keluarga atau pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan.

PAUD

Seperti kataku di atas PAUD adalah payung besar. Saat kita mengucapkan PAUD didalamnya sudah termasuk playgroup, TK dan TPA. Itulah kata ketua yayasan sekolah anakku.

Anak yang berusia 2-6 tahun dapat mengikuti PAUD. Tujuannya adalah menjadi pondasi dasar kepribadian anak dan menyiapkan anak untuk memasuki jenjang pendidikan dasar.

Disinilah lembaga PAUD terbagi berdasarkan kelompok usia anak. Anak yang beusia 2-4 tahun biasanya termasuk dalam Kelompok Bermain (playgroup). Anak usia 4-6 tahun masuk dalam kelompok Taman Kanak-Kanak.

Taman Kanak-Kanak pun dibagi menjadi dua yaitu ada TK A dan TK B. 

Playgroup 

Playgroup atau Kelompok Bermain adalah pendidikan non formal yang diisi oleh anak berusia 2-4 tahun sehingga tidak ada kurikulum pasti. Anak lebih banyak diajarkan kegiatan fisik seperti permainan yang lebih bervariasi. 

Playgroup merupakan langkah awal anak untuk berkenalan dan belajar bersosialisasi dengan teman-temannya. Sekaligus sebagai stimulasi pendidikan untuk mengembangkan potensi anak dengan baik.

TK

Taman Kanak-Kanak diisi oleh anak kelompok usia 4-6 tahun. Seperti penjabaran UU Sisdiknas diatas, TK adalah jalur pendidikan formal yang sudah bisa diajarkan beberapa kemampuan dasar sebagai bekal untuk masuk sekolah ke jenjang dasar.

TK biasanya dibagi menjadi dua jenjang yaitu TK A dan TK B. TK A biasanya untuk anak berusia 4 tahun sedangkan TK B untuk anak yang usianya 5-6 tahun dan sedang bersiap untuk masuk ke jenjang sekolah dasar.

Kurikulum yang ditetapkan setiap TK tentunya berbeda. Tapi tujuannya tetaplah sama yaitu menyiapkan anak untuk masuk sekolah dasar. 

Manfaat Sekolah PAUD Untuk Anak

Sudah tahu kan kini bedanya PAUD TK dan Playgroup. Memilih menyekolahkan anak ke lembaga PAUD tentunya adalah hak dari setiap orang tua. Tanpa perlu jadi perdebatan bahwa "ah anakku langsung TK B aja ngga usah playgroup buang-buang uang". Apapun pilihan orang tua tentu ingin yang terbaik untuk anaknya. 

manfaat sekolah paud

Padahal jika kita lihat lagi ada manfaat yang diberikan jika kita menyekolahkan anak ke lembaga PAUD. Manfaat itu diantaranya :

1. Mempersiapkan anak ke jenjang pendidikan lebih tinggi

Ini sudah jelas dan menjadi tujuan dari setiap PAUD. Karena pendidikan anak usia dini sudah menjadi bekal dasar untuk anak ke tahap sekolah yang lebih tinggi

2. Membantu perkembangan intelektual dan emosional anak

Pengalaman anak saat di PAUD dapat memupuk kecerdasannya. Emosional anak juga lebih terarah sehingga anak bisa lebih mandiri dan bisa bersosialisasi lebih baik. 

3. Mengembangkan karakter anak

Setiap anak memiliki karakter yang berbeda-beda. Karakter anak ini akan dibentuk dan diarahkan saat anak mendapat pendidikan pada usia dini. Setidaknya anak akan belajar saling menghormati atau membantu sesama.

4. Melatih kemampuan berbahasa dan komunikasi

Karena mereka bertemu dengan banyak teman maka anak juga akan belajar berkomunikasi dengan baik pada temannya dan kemampuan berbahasa anak menjadi lebih baik lagi nantinya.

Mempersiapkan Anak Sekolah PAUD

persiapan sekolah paud

Mempersiapkan anak untuk masuk sekolah usia dini tentunya dilakukan dengan berhati-hati agar tidak timbul kesan paksaan pada anak. 

Ketika mempersiapkan anakku untuk bersekolah aku dari jauh-jauh bulan bukan hari lagi sudah mulai melakukan pendekatan padanya. Memberi pengertian bahwa nanti akan sekolah. Awalnya tentu dia dengan lantang menjawab tidak mau. Ya iyalah anak usia 3,5 tahun mana ngerti sekolah.

Perlahan kami mulai merayu kalau nanti disekolah bisa bertemu banyak teman, bisa main perosotan (mainan kesukaan). Ketemu dengan bu guru, main sama bu guru. Tentunya tidak bisa langsung diterima anak. Lha dia kan ngga tau siapa itu bu guru. wkwkwk

Selanjutnya kami kenalkan pada realita, jadi kami (aku dan suami) membawa anak melewati sekolah atau TPQ. Kami berhenti di depan TPQ dan melihat beberapa anak sedang asik bermain. Saat itu kami jelaskan nantinya kalau sekolah bisa main seperti itu. Dan respon anaknya langsung "aku mau sekolah"

Setelah memvalidasi keinginannya kami melakukan beberapa hal. Mencari tahu lokasi sekolah itu terpenting bukan mencari PAUD mana yang populer. Ini sih pendapat pribadi aku ya. Hal yang aku lakukan selanjutnya adalah 

1. Survey Lokasi

Kami memutuskan berkeliling mencari PAUD terdekat. Ada PAUD populer dan dekat juga tapi entah kenapa aku kurang sreg dengan sekolah itu. 

Kriteria PAUD untuk anakku yang utama adalah tidak melewati jalan besar (bypass) btw rumahku dekat jalur bypass. Alasan utamanya tentu keselamatan. Karena tukang ojek ini (aku) suka grogi kalau bonceng anak di jalur bypass. Kalau sendirian sih gas aja. 

Alasan kedua jarak. Jika terlalu jauh juga kasihan anak. Anak usia 3,5 tahun bangun pagi kadang suka banyak drama kan. Apalagi jika cuaca tidak mendukung makin pusing orang tua mau nganter anak sekolah. Maklum dirumah ngga ada mobil yang ada mobil-mobilan banyak. Canda ya

Akhirnya kami melakukan survey ke lingkungan yang masih terjangkau dari rumah dan tanpa melewati jalan besar. Kami menemukan kurang lebih empat sekolah PAUD. Dua diantaranya sekolah berbasis agama. 

Akhirnya aku memutuskan memilih PAUD Al-Fikri yang beralamat di Jl.Tupai no.14 Rt.03/15 Mertasinga, Cilacap Utara, Cilacap. 

2. Wawancara 

Sebelum aku memutuskan menyekolahkan anak di lembaga PAUD tersebut kami datang ke sekolah dengan niatan bertemu kepala sekolah untuk wawancara ala-ala. Intinya sih mau tanya-tanya.

Kebetulan kami bertemu dengan ketua yayasan PAUD Al-Fikri. Jadinya kami langsung bertanya kepada ketua yayasannya langsung. 

Sebenarnya kami lebih ke bercerita dan mencari informasi tentang bagaimana anak nantinya akan didik. Sharing tentang kebiasaan anak dan polahnya. Karena nantinya kami akan meninggalkan anak untuk didik orang lain. Jadi sebagai orang tua kami juga ingin diberi penjelasan.

Ibu Ketua yayasanpun menjelaskan dengan baik dan ramah. Beliau sudah puluhan tahun berurusan dengan anak-anak usia dini.

Kami juga diajak berkeliling melihat kelas yang nantinya digunakan kegiatan belajar dan bermain. Ada tiga kelas yang ada, di dalamnya juga dilengkapi fasilitas AC ada juga yang kipas angin. Jadi anak ngga bakal rewel kegerahan. Letak kelas jauh di dalam tidak dipinggir jalan jadi minim kebisingan.

Alasan Memilih Menyekolahkan Anak ke Lembaga PAUD

Selain manfaat yang sudah aku jelaskan di atas, kami juga ingin mengajarkan anak bersosialisasi itu sih yang penting.

Maklum anak ini generasi corona. Jadi dia tidak pernah kemana-mana dan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dengan ibunya. Ditambah lagi lingkungan rumah minim anak yang seusianya. Dia juga lebih suka bermain dengan yang lebih gede dari dia. 

Akhirnya kami memutuskan untuk menyekolahkan dia ke kelas playgroup karena usianya memang untuk masuk kelas tersebut. 

Setidaknya dia bisa bermain dengan teman seusianya, belajar untuk bersosialisasi dan bisa bermain sambil belajar. Ada pengalaman berbeda saat dia hanya bersama dengan orangtuanya saja dan saat dia belajar bersama gurunya. 

Selain untuk kebaikan anak ada keuntungan juga yang bisa diambil oleh ibu. Ketika anak bersekolah ibu bisa fokus bersih-bersih rumah, mencuci, masak dan kegiatan lainnya tanpa distraksi. Kerjaan pun jadi cepat selesai. Eh terkdang bisa juga buat ngeblog. Lumayan untuk bikin draft. 

Tentang PAUD AL-Fikri Cilacap, Jawa Tengah 

Disclaimer dulu. Ini bukan artikel sponsor post atau artikel permintaan dari pihak sekolah. Ini murni pendapatku tentang sekolah ini. Jika merasa seolah-olah mengunggulkan ya karena aku memang merasa senang anakku seolah mendapat sekolah di usia dini yang tepat. 

paud al-fikri cilacap

Awal kami berkunjung untuk wawancara dan ternyata mendapatkan penjelasan macam-macam kami langsung klik dengan sekolahan ini. Tentunya bukan hanya karena ucapan ketua yayasannya tapi juga pertimbangan lokasi dan lingkungannya.

Hal yang membuat aku langsung oke dengan sekolah PAUD ini adalah 

1. Lokasi sekolah

Letaknya jauh dari jalan besar jadi aman untuk anak-anak.

2. Suasana 

Sekolah ini jadi satu dengan rumah ketua yayasan. Jadi akan selalu ada orang di sekolah. Meski jadi satu suasananya ya tetap sekolah.

3. Letak Kelas

Letak kelas yang jauh di dalam jadi jauh dari kebisingan kendaraan lewat. Lingkungan kanan kiri sekolah juga mendukung. 

4. Fasilitas Bermain

Halaman luas dilengkapi dengan permainan anak di sekolah TK pada umumnya. Permainan perosotannya beratap dilengkapi dengan bola-bola kecil. Jadi ala-ala mandi bola. Anak tidak kepanasan atau kehujanan saat bermain.

5. Keamanan 

Sekolah ini dilengkapi cctv pada area dalam, area halaman dan area depan sekolah di jalan umum. 

6. Menerapkan kemandirian pada anak

Jadi orang tua dianjurkan untuk tidak menemani anak saat proses belajar mengajar. Waktu untuk penyesuaian ini diberikan sampai 1 minggu. Setelahnya anak langsung boleh ditinggal pulang dan serahkan pada guru kelasnya.

Anakku pada hari ke tiga MPLS sudah bisa ditinggal. Alhamdulilah tanpa banyak drama mungkin juga karena sudah aku validasi keinginannya.  

7. Sekolah mengajarkan makan sayur

Tahu kan bu kalau anak itu paling susah kalo disuruh makan sayur. Sekolah menyediakan makan untuk anak jadi orang tua tidak perlu repot menyiapkan bekal dari rumah. Makanan yang disediakan juga dipastikan ada sayur setiap harinya jadi melatih anak untuk menyukai makan sayur.

Itulah penjelasan tentang perbedaan PAUD TK Playgroup dan ceritaku tentang memilih PAUD untuk anak. Kini sudah tau kan bedanya ya bu.. Boleh kita saling berbagi cerita tentang sekolah anak. 

Oh iya aku menambahkan tentang sekolah anakku juga siapa tahu ada yang butuh informasi sekolah anak usia dini di Cilacap Utara. 



Sumber :

https://pmpk.kemdikbud.go.id/assets/docs/UU_2003_No_20_-_Sistem_Pendidikan_Nasional.pdf

https://id.theasianparent.com/perbedaan-paud-dan-tk


De Eka
프라나와 엄마. KDrama Lovers. Jung Yong Hwa fans. Bucinnya Suga & Jekey!

Related Posts

2 komentar

  1. Eh, mba, kok sama di rumahnya banyak mobil2an 😅😅

    BalasHapus
  2. Harus mulai dibiasakan menyebut Kober untuk pendidikan nonformal sebelum TK.

    BalasHapus

Posting Komentar