iluhnuna

Keajaiban Toko Kelontong Namiya Review

Posting Komentar
Toko kelontong namiya review

Buku Keajaiban Toko Kelontong Namiya adalah buku best seller internasional yang rasanya diminati semua orang. Diminati pecinta buku tentunya.

Akupun ikut penasaran dengan buku ini. Sampai akhirnya ada momen di Gramedia diskon sekitar 10%. Jadi aku putuskan untuk meminang novel ini.

Selain itu aku juga sedang ingin berganti genre dari buku self improvement ke novel. Sudah lama sekali aku tidak membaca novel. Terakhir menikmati novel kayaknya sih series Bumi Tere Leye itu.

Identitas Buku

Judul: Keajaiban Toko Kelontong Namiya

Tagline:-

Penulis: Keigo Higashino

Tahun Terbit: Agustus 2025, cetakan ke-26

Nama Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Jumlah Halaman: 400 hlm

ISBN: 978-602-06-4829-3

Jenis Buku: Fiksi

Kategori: Novel

Blurb:

Ketika tiga pemuda berandal bersembunyi di toko kelontong tak berpenghuni setelah melakukan pencurian, sepucuk surat misterius mendadak diselipkan ke dalam toko melalui lubang surat.

 Surat yang berisi permintaan saran. Sungguh aneh. 

Namun surat itu ternyata membawa mereka dalam petualangan melintasi waktu, menggantikan peran kakek pemilik toko kelontong yang menghabiskan waktu bertahun-tahun terakhirnya memberikan nasehat tulus kepada orang-orang yang meminta bantuan.

Hanya untuk satu malam. Dan saat fajar menjelang, hidup ketiga sahabat itu tidak lagi sama.

Kesan Membaca

Beralih dari bacaan self improvement ke novel tentu saja ada sedikit perbedaan. Kalau novel itu enaknya dibaca terus tanpa jeda-jeda lama. Karena feel-nya bisa berubah. 

Ketika membaca bab pertama jujur saja itu sudah menjadi awal pemikat. Tipe cerita yang membuatku terus membuka lembar demi lembar tanpa mau berhenti. Aku hanyut dalam cerita yang memancing rasa penasaran itu.

Tokoh utama dalam buku ini adalah tiga pemuda bernama Atsuya, Shota dan Kohei. Namun setiap bab nya akan muncul tokoh lainnya yang menjadi penyambung cerita. 

Buku ini terdiri dari 5 bab. Setiap babnya memiliki cerita yang berbeda sehingga kita dibuat cukup bingung dengan peralihan cerita ini.

Namun cerita-cerita ini nantinya menjadi penyambung dari bab 1 dan bab akhir yang seolah menjadi kesimpulan cerita. Bisa dibilang novel ini memakai alur mundur.  

Bab yang paling berkesan menurutku adalah bab 2 yang berjudul Alunan Harmonika di Malam Hari. Sebab ini jadi awal kebingunganku dengan peralihan dari bab 1.

Juga menjadi bab yang menghadirkan ending diluar dugaanku. Ekspektasiku dihancurkan di akhir bab ini.  

Tentang Novel Keajaiban Toko Kelontong Namiya 

Cerita dibuka dengan 3 pemuda yang habis melakukan pencurian di sebuah rumah. Apesnya mobil yang mereka bawa untuk kabur tiba-tiba mogok. 

Sehingga salah satu dari mereka menunjukkan satu tempat persembunyian yang aman. Tempat ini memang sudah direncanakan sebagai tempat persembunyian. 

Atsuya, Shota dan Kohei memutuskan untuk bersembunyi sampai fajar tiba untuk menghindari kecurigaan orang-orang.

Dalam persembunyian di rumah kosong itu, ada kejadian aneh yang menimpa mereka. Tiba-tiba saja ada surat yang masuk ke rumah itu dari arah pintu toko. Padahal kondisi saat itu malam hari. 

"Siapa yang mengirim surat malam-malam ke dalam rumah kosong?' pikir mereka.

Shota dan Kohei tidak bisa mengabaikan hal itu. Mereka penasaran dan iseng saja membuka surat itu meski sudah dilarang oleh Atsuya. 

Pada akhirnya mereka tertegun dan merasa aneh dengan isi surat itu. Kohei tergerak ingin membalas. Sementara Atsuya enggan ingin terlibat. Sampai terjadilah cekcok antara mereka bertiga. 

Kohei bersikeras membalas surat itu. Bahkan surat balasan sudah dimasukkan di kotak susu. Dari situlah keajaiban dan keanehan menerpa mereka. Mereka akhirnya terlibat dalam keajaiban satu malam di sebuah toko kelontong tua tak berpenghuni.

Alasan Novel Keajaiban Toko Kelontong Namiya Populer

Populer atau tidaknya sebuah karya sebenarnya tergantung dengan selera pembaca. Novel ini berlabel International Best Seller. Artinya memang banyak orang yang menyukai karya penulis Keigo Higashino. 

Penulis Keigo Higashino ini terkenal dengan karya kriminal misterinya. Novel Keajaiban Toko Kelontong Namiya ini menjadi satu-satunya karya beliau yang fiksi non mistery. Namun aku tetap bisa merasakan aroma-aroma misteri dalam novel ini.  

Pada akhirnya aku setuju dengan label International Best Seller yang disematkan. Karena memang layak dan sebagus itu ceritanya. 

Novel dengan jumlah 400 halaman ini sungguh menghadirkan alur cerita yang dibuat berbeda. Namun tetap menimbulkan rasa penasaran tiap membacanya. 

Ada yang punya kebiasaan kalo penasaran langsung mengintip akhir cerita? Ya aku juga begitu. Saking penasaran dengan endingnya aku kepo dengan membaca lembar terakhir.

Tapi justru semakin dibuat penasaran karena menimbulkan kesan "loh kok kayak ngga nyambung". Akhirnya ya harus dibaca dari depan bab demi bab untuk mendapatkan kesinambungan cerita.  

Tentang Ending Keajaiban Toko Kelontong Namiya

Kalau digambarkan dengan singkat aku ingin bilang ini cerita menghangatkan. 

Ending yang membuat pembaca ingin memeluk hangat tokoh Atsuya, Shota, dan Kohei. Akhir yang menghadirkan suasana haru namun penuh kehangatan.

  

De Eka
프라나와 엄마. KDrama Lovers. Jung Yong Hwa fans. Bucinnya Suga & Jekey!
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar